Pengertian Psikologi Manajemen
Secara harfiah psikologi adalah psyche yang artinya jiwa dan
logos yang artinya ilmu, jadi psikologi adalah ilmu tentang kejiwaan manusia,
namun dalam arti luas Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku yang
merupakan manifestasi dari kesadaran, proses mental, aktivitas motorik,
kognitif dan emosi.
Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan
sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Stoner).
Manajemen merupakan ilmu dan seni.
Jenis-Jenis Manajemen antara lain:
- 1.Manajemen Sumber Daya Manusia Tujuan utamanya adalah untuk memperoleh, meningkatkan, dan memelihara SDM yang terbaik demi berkembangnya perusahaan.
- 2.Manajemen Pemasaran Mengidetifikasi kebutuhan konsumen dan bagaimana cara pemenuhannya dapat diwujudkan.
- 3.Manajemen Produksi Menetapkan standar dan menyesuaikan produk yang diinginkan konsumen, dengan melakukan teknik produksi yang efektif dan seefisien mungkin bagi perusahaan.
- 4.Manajemen Keuangan Memastikan bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan mampu mencapai tujuannya secara ekonomis.
- 5.Manajemen Informasi Memastikan bahwa bisnis yang dijalankan dapat bertahan dalam jangka waktu yang panjang.
- 6.Manajemen Operasi Berfokus pada proses produksi barang dan jasa, serta memastikan operasi bisnis berlangsung secara efektif dan efesien.
KEPEMIMPINAN
Kepemimpinan
mempunyai arti yang berbeda-beda tergantung pada sudut pandang atau
perspektif-perspektif dari para peneliti yang bersangkutan, misalnya dari
perspektif individual dan aspek dari fenomena yang paling menarik perhatian
mereka. Stogdill (1974: 259) menyimpulkan bahwa terdapat hampir sama banyaknya
definisi tentang kepemimpinan dengan jumlah orang yang telah mencoba
mendefinisikannya. Lebih lanjut, Stogdill (1974: 7-17) menyatakan bahwa
kepemimpinan sebagai konsep manajemen dapat dirumuskan dalam berbagai macam
definisi, tergantung dari mana titik tolak pemikirannya. Misalnya, dengan
mengutip pendapat beberapa ahli, Paul Hersey dan Kenneth H Blanchard (1977:
83-84) mengemukakan beberapa definisi kepemimpinan, antara lain:
- Kepemimpinan adalah kegiatan dalam mempengaruhi orang lain untuk bekerja keras dengan penuh kemauan untuk tujuan kelompok (George P Terry)
- Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi orang lain agar ikut serta dalam mencapai tujuan umum (H.Koontz dan C. O'Donnell)
- Kepemimpinan sebagai pengaruh antar pribadi yang terjadi pada suatu keadaan dan diarahkan melalui proses komunikasi ke arah tercapainya sesuatu tujuan (R. Tannenbaum, Irving R, F. Massarik).
Untuk lebih mendalami pengertian kepemimpinan, di bawah ini
akan dikemukakan beberapa definisi kepemimpinan lainnya seperti yang dikutip
oleh Gary Yukl (1996: 2), antara lain:
- Kepemimpinan adalah peningkatan pengaruh sedikit demi sedikit pada dan berada di atas kepatuhan mekanis terhadap pengarahan-pengarahan rutin organisasi (Katz dan Kahn) Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi aktivitas-aktivitas sebuah kelompok yang diorganisasi ke arah pencapaian tujuan (Rauch dan Behling)
- Kepemimpinan adalah proses memberi arti terhadap usaha kolektif yang mengakibatkan kesediaan untuk melakukan usaha yang diinginkan untuk mencapai sasaran (Jacobs dan Jacques)
Menurut Wahjosumidjo (1984: 26) butir-butir pengertian dari
berbagai definisi kepemimpinan, pada hakekatnya memberikan makna :
- Kepemimpinan adalah sesuatu yang melekat pada diri seorang pemimpin yang berupa sifat-sifat tertentu seperti kepribadian, kemampuan, dan kesanggupan.
- Kepemimpinan adalah serangkaian kegiatan pemimpin yang tidak dapat dipisahkan dengan kedudukan serta gaya atau perilaku pemimpin itu sendiri.
Perencanaan
- Terry (1975), Perencanaan adalah pemilihan dan menghubungkan fakta-fakta, membuat serta menggunakan asumsi-asumsi yang berkaitan dengan masa datang dengan menggambarkan dan merumuskan kegiatan-kegiatan tertentu yang diyakini diperlukan untuk mencapai suatu hasil tertentu,perencanaan ada 3 Jenis yaitu:
1. Perencanaan Strategis
Dari misi organisasi diturunkan tujuan strategis. Rencana strategis ditujukan untuk mencapai tujuan strategis. Biasanya rencana strategis ditetapkan oleh manajemen puncak.
2. Perencanaan Taktis
Rencana taktis diturunkan dari misi dan rencana strategis. Rencana taktis ditujukan untuk mencapai tujuan taktis yang merupakan bagian tertentu dari rencana strategis. Fokus pada hubungan manusia dan aksi, dan biasanya ditetapkan oleh menajemen menengah.
3. Rencana Operasional
Tujuan operasinal diturunkan dari tujuan dan rencana taktis. Rencana operasional lebih sempit dengan jangka waktu yang lebih pendek dan banyak melibatkan manajemen tingkat bawah,Rencana Tunggal untuk aktivitas tidak berulang, contoh: program, proyek, dan anggaran.
Rencana Standing untuk aktivitas yang berulang, contoh: kebijakan, prosedur standar, dan aturan.
Manfaat perencanaan:
Pelaksanaan menjadi efektif
Dapat melakukan koreksi atas apa tiujuan yang ditetapkan.
Mengidentifikasi hambatan.
Menghindari keadaan yang tidak terkontrol.
Daftar Refrensi:
Dr. A. M. Heru Basuki. (2008). Psikologi umum. Jakarta: Gunadarma.
http://dhiyaaelhaq.blogspot.com/2009/10/manajemen-secara-umum.html
http://choirunnisawijayanti.blogspot.com/2013/10/psikologi-manajemen.html
http://d-p-y.blogspot.com/2013/05/jenis-jenis-manajemen.html



Tidak ada komentar:
Posting Komentar